- MIFTAHUL FALAH
- KATON BAGASKORO
- TITISYA DEWI
- STEFANUS JESANO
Proyek ini merupakan implementasi arsitektur Service-Oriented Architecture (SOA) berbasis multi-container menggunakan Docker. Setiap service berjalan secara independen di dalam containernya masing-masing dan hanya berkomunikasi dengan service lain melalui endpoint yang telah ditentukan.
-
Isolasi Service:
Setiap service (auth, driver, vehicle, route, dsb.) di-deploy sebagai container terpisah, sehingga mudah untuk dikembangkan, diuji, dan diskalakan secara independen. -
Inter-Service Communication:
Komunikasi antar service dilakukan secara internal melalui jaringan Docker, tanpa mengekspos port service ke luar kecuali yang diperlukan. -
Gateway Service:
Seluruh akses dari client ke service dilakukan melalui Gateway Service yang terletak bersama Auth Service. Gateway ini bertindak sebagai satu-satunya entry point bagi client, sehingga meningkatkan keamanan dan memudahkan pengelolaan traffic. -
Keamanan & Kontrol Akses:
Gateway Service juga menangani otentikasi dan otorisasi, memastikan hanya request yang valid yang dapat diteruskan ke service terkait.
- Client hanya dapat mengakses endpoint yang disediakan oleh Gateway Service.
- Gateway Service akan meneruskan request ke service terkait sesuai kebutuhan.
- Service-service lain hanya dapat diakses secara internal oleh Gateway, tidak langsung oleh client.
- Docker & Docker Compose
- Node.js (Auth & Gateway)
- Laravel (Driver, Vehicle, Route, dll.)
- MySQL (Database untuk masing-masing service)
Catatan:
Untuk membangun dan menjalankan aplikasi, gunakan perintahdocker-compose up --builddari root project.
- Auth & Gateway Service: /docs
- driver, vehicle, route Service: /api/documentation